header-int

Pintar Saja Tidak Cukup

Selasa, 23 Mei 2017, 11:19:26 WIB - 48 View
Share
Pintar Saja Tidak Cukup

Seminar Pendidikan yang di selenggerakan oleh BAPPEDA Kabupaten Pamekasan dengan mengangkat Tema "Isu-isu Kebijakan Pendidikan Terkini dan Inovasi Pendidikan Menyiapkan Generasi Abad 21" yang di moderatori oleh Kepala Bappeda Kabupaten Pamekasan Ir. MOH. ZAINAL ARIFIN, S.Sos dengan melibatkan beberapa tokoh pendidikan di Kabupaten Pamekasan termasuk Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pamekasan terpilih dengan mendatangkan narasumber dari Universitas Negeri Surabaya (UNESA) bapak Dr. WAHONO WIDODO beliau merupakan Dosen pada Jurusan IPA FMIPA Unesa.

Beliau sedikit mengulas tentang kemampuan yang dibutuhkan oleh "Pasar Kerja" dunia. seperti yang telah dirasakan dewasa ini, semakin tahun, kebutuhan terhadap tenaga rutin manual semakin menurun. Hal ini sebagai konsekuensi penggunaan mesin produksi yang semakin masif untuk menghasilkan produk dan kinerja yang lebih efisien. Demikian juga kebutuhan terhadap kemampuan berpikir rutin, misalnya teller dan akuntan, karenan kemampuan ini telah digantikan efisien oleh komputer.

Berdasarkan kenyataan-kenyataan tersebut, Partneship for 21st Century Skills merumuskan kemampuan-kemampuan yang diperlukan pada abad 21, yang dialnjutnya dikenal sebagai kemampuan 4C.

1. Critical Thinker (Kemampuan berpikir kritis)

Merupakan kemampuan untuk menganalisis fakta, mencetuskan dan menata gagasan, mempertahankan pendapat, membuat perbandingan, menarik kesmpulan, mengevaluasi argumen dan memeahkan masalah.

2. Communicator (Kemampuan berkomunikasi)

Kemampuan ini sering diremehkan, namun ternyata sangat penting. komunikasi adalah suatu proses penyampaian informasi  dari satu pihak kepada pihak lain. Komunikasi dapat berupa verbal maupun non verbal, lisan maupun tulisan. Kemampuan berkomunikasi pada bidang tertentu dengan melibatkan unsur-unsur nonverbal merupakan salah satu kunci sukses seseorang di masa depan.

3. Collaborator (Kemampuan berkolaborasi)

Bekerjasama mudah diucapkan, namun sulit dilakukan. Karena secara umum persekolahan juga di pendidikan tinggi kurang melatih kemampuan ini.

4. Creator (Kemampuan sebagai kreator)

Kreator bergelut dengan ide-idenya untuk menghasilkan ide-ide baru. kreator tidak mesti ahli teknik. Misalnya, petani yang kreatif selalu berupaya agar hasil panennya lebih banyak, lebih berkualitas, dan memilih komoditas yang lebih menguntungkan. Seorang kreator umumnya memiliki kemampuan untuk berpikir meluas.

Upaya untuk menumbuhkan 4C melalui pembelajaran dan kegiatan ekstrakurikuler perlu dikembangkan di Kabupaten Pamekasan, terutama untuk mewujudkan visi Pamekasan sebagai Kota Pendidikan. Sebutan ini tentu saja bukan sekedar jargon, tetapi reputasi. Reputasi dibangun antara lain melalui pendidikan yang berkualitas yang bisa menumbuhkembangkan kemampuan 4C pada generasi mudanya, yang dilandasi iman, taqwa, jiwa nasionalis, dan toleran.

Unidha
© 2017 Bappeda Kabupaten Pamekasan Bappeda Kabupaten Pamekasan : Facebook Twitter Linked Youtube